SCAM di Beijing


Read in English <<

“Mungkin kalau lo belom kena scam, belom sah menjadi traveller, walaupun tidak diinginkan dan dihindari, pada saatnya kena juga, percaya dah!!”

‘Nenek-nenek mandi basah, kalau ga percaya yaa udahh..!!’

Sebenarnya malas mau cerita, bikin malu dan menyebalkan, tapi buat kepentingan Rakyat Republik BDer’s , gue cerita dah…

Nenek-nenek pakai bikini, ayo nikmati cerita berikut ini ….

Di hari kedua di Beijing, gue lanjut ke Tiananmen. Duduk di taman diseberang lapangannya. Tiba-tiba ada cewek ramah yang ngajak ngobrol ngalur ngidul, dengan bahasa Inggris yang wokeeh banget. Well, setelah dua hari di China, doi orang pertama yang bisa diajak berkomunikasi dengan lancar.

Senanglah kita kan, terus doi nawarkan untuk nemenin mengitari Tiananmen dan Forbiden city karena emang tujuan sama. Suasana pun mencair, banyak tawa dan canda disitu, terpapar jelas kalau doi golongan terpelajar dan golongan moderate, mantap lah kan..

Singkat cerita, setelah cape mutar-mutar dia nawarin selo dulu di sebuah cafe untuk ngopi, dan cowok ganteng ini gak punya alasan untuk nolak lah!

Doi nawarin minum wine, dengan halus saya tolak karena ga suka minuman keras, dan gue pesan kopi aja ama snack, suasana cair banget, karena doi juga pinter nyanyi, kebetulan di situ ada karoke sederhana.

Akhir cerita, kami pun pulang sambil nanyain bill. You tau sodara-sodara!!! … Pas gue liat itu tagihannya : 2900 RMB…

What the F***k..

Giling loe, itu setara dgn Rp 6,5 jettiiii broohh..!!

Gue complain dong, kog semahal itu, dia bilang yang mahal wine-nya, padahal yang minum doi, dan pas ribut-ribut dia nawarin biar dia yang bayar. Entah karena bego dan gak enak kalo cewek yg bayar, ya sudahlah, gue sodorin 1000 Yuan, sisanya dia yang bayar, dan dengan kesal kami pun pulang, dia bilang minta maaf, sambil nganterin ke subway, dia bilang sebelum berpisah ‘kalau perlu duit, e-mail aja ke dia..ntar dia samperin karena sekarang dia ga bawa cash…

Dan besoknya, gue ngetes, coba kirim e-mail ke dia, gue tawarin makan malam, tapi dia yang bayar karena duit gue dah habis, dan ternyata sampe detik ini e-mail gak pernah dibalas…

 

Pesan moral: Kita kadang -kadang terjebak sama lokasi atau orang yang nampaknya innocents, tapi justru itu yang buat kita lengah dan tertipu,

nenek-nenek dikejar gajahh
waspadalah… waspadalah…!

Note : Buat yang pengen itinerary Beijing, kasih e-mailnya di komen, biar gue kirim serempak dengan yang kemaren..

First published here!!